Kehidupan Pasca Campus sebagai Jobseeker
Setelah Wisuda mau ngapain ?
Mahasiswa yang baru wisuda pasti seneng banget. Gimana gak seneng, perjuangan selama 4 tahun kuliah akhirnya kelar juga. Dari drama jaman mahasiswa baru sampai drama sidang tugas akhir, akhirnya lunas terbayarkan, dengan bonus kehadiran dan hadiah wisuda dari sahabat, keluarga, pacar, gebetan dan sebagainya. Ya, Selamat bagi wisudawan!!
Tapi sayangnya kehidupan setelah wisuda tidak seindah yang kita bayangkan. Kalian harus menentukan langkah awal dari nasib kehidupan kalian nantinya. Mau lanjut kuliah S2 ? Boleh, mau kemana ke luar negeri atau di dalam negeri aja ? Mau cepet cari duit langsung kerja aja ? Sah aja, tapi maunya kerja yang kayak gimana ? dan "Kerja dimana?" atau mau bikin usaha sendiri ? wah boleh banget. Well, itu semua pilihan kalian. Ikuti minat kalian, tentukanlah jalan kalian dengan matang sesuai kata hati kalian. Jangan ikut - ikutan. Setengah hati lanjur kuliah tapi gengsi dong kalau gak S2? Eh udah dapet S2 ujung ujung nya gak kelar ? Nah gimana tuh? Pertimbangkan baik - baik, dari peluang sampe resiko yang sekiranya bakalan kalian hadapin. Setelah kalian pilih, kalian harus siap mengambil resikonya.
Aku pribadi memilih untuk mengambil peran sebagai jobseeker. So, disini aku bakalan sharing lebih banyak gimana sih kehidupan sebagi "JOBSEEKER".
Honestly awalnya aku gak nyangka kehidupan jobseeker bakalan se-drama ini. Awalnya aku mengira cari kerja itu sama kayak anak SMA cari kuliah. Well, itu salah besar.
Sebagai Jobseeker kalian harus bener - bener menjadi pejuang tangguh dengan mental baja. Lulusan Sarjana di Indonesia ini banyak banget, tapi menurutku lowongan kerja yang ada gak sebanyak sarjananya.
Kalau kalian sudah memutuskan sebagai jobseeker, kalian harus mendewasakan diri, pantang menyerah buat selalu berusaha dan harus siap ditolak atau menghadapin apapun yang akan terjadi. Perlu kalian ingat, saingan kalian itu tidak hanya teman - teman jurusan di kampus kalian. Tapi seluruh indonesia dari berbagai background pendidikan dan pengalaman non akademik, bukan hanya lulusan angkatan kalian tapi juga angkatan atas kalian bahkan 4 tahun diatas kalian pun bisa jadi saingan kalian untuk apply di posisi yang sama, orang - orang lulusan sekolah luar, bahkan lulusan S2 sekalipun.
Banyak orang mengatakan "Welcome to the real world". Awalnya aku ngerasa apaan sih istilah itu berlebihan banget, kita kuliah juga ngalamin malasah kok. Ternyata, istilah itu emang bener - bener baru aku rasain setelah keluar dari zona nyamanku yaitu "bangku sekolah". Disini kalian bakalan banyak belajar, gimana harus berjuang meskipun berkali kali jatuh, sabar dan dapat memotivasi dirimu sendiri, tetep harus berusaha dan berdoa.
Lowongan setiap perkerjaan itu bukanya berbeda - beda. Bukan seperti masuk kuliah yang seluruh kampus di Indonesia membuka pendaftaraan untuk calon mahasiswa baru. Lowongan pekerjaan yang sedang dibuka, bisa sesuai bahkan jauh dari minat bidang kalian. Belum lagi ketika temen - temen seperjuangan kalian udah pada dapet kerja, tapi kalian belum. Kadang aku ngerasa panik sendiri gimana nasibku. Itu hal yang wajar dialami seorang jobseeker. Tapi cepatlah bakit, jangan terlena dengan merenung dalam kesedihan.
Selama 4 bulan aku menjadi jobseeker, aku baru sadar modal akademik dari univeristas terkemuka dan pengalaman organisasi yang cukup bagus belum tentu menjamin seseorang cepet keterima kerja. Sebagai jobseeker, kita harus terus berusaha memantaskan diri menjemput rejeki kita, berusaha untuk ikhlas dan sabar ketika itu belum menjadi rejeki kita. Terkadang, si A yang jauh lebih baik dari segala aspek di bangku kuliah dapat kalah dengan si B yang di bangku kuliah terkesan biasa aja. Pasti kalian bakalan menemukan case - case seperti itu.
Tapi percayalah, rejeki setiap orang sudah ada yang mengatur. Mungkin, pekerjaan itu belum menjadi rejeki kita karena ada pekerjaan yang jauh lebih baik untuk kita sedang menunggu di depan. Zona waktu setiap orang berbeda, belum tentu orang yang nganggur lama, berarti dia tidak sukses. Belum tentu juga, orang yang bekerja di company yang kurang familiar di telinga kalian langsung kalian judge sebagai company yang tidak berprospek, atau bahkan judge bahwa dia bakalan tidak sukses. Belum tentu!! Belum tentu juga orang yang setelah kuliah langsung mendapat pekerjaan di perusahaan ternama bakalan sukses dan bahagia. Semua itu tergantung dari usaha kalian masing - masing. Ada artikel bagus yang pernah aku baca https://iphincow.com/2017/04/03/zona-waktu/
So, bagi kalian yang sekarang masih menjadi Jobseeker, tetap percayalah masih ada harapan bagi kalian. Rejeki terbaik untuk kalian sedang menunggu di depan, jadi kalian harus tetap berusaha dan berdoa dengan sungguh - sungguh. Minta lah restu orang tua kalian agar jalan kalian di permudah. Jangan pernah patah semangat!!
Bagi kalian yang masih menjadi mahasiswa, dari sekarang kalian tentukan jalan kalian mau S2 atau kerja ? Menurutku keduanya sah - sah aja. Tapi itu lebih baik kalau kalian persiapkan dari awal, terutama untuk S2 karena banyak berkas yang harus dipersiapkan, bukan susah, kalau kalian sudah niat untuk lanjut kuliah, kerjarlah dengan maksimal. Dan gunakanlah masa - masa bangku kuliah kalian dengan bijak. Bagilah waktu kalian agar bisa balance antara akademik dan non akademik. Carilah hal yang kalian minatin yang bakalan jadi kelebihan kalian nantinya. Intinya, kalian harus punya nilai plus dibanding yang lain. Entah terjun ke organisasi, ikut lomba, beasiswa dan sebagainya. Pokoknya jangan biarkan pengalaman di CV kalian kosong.
Sekian dulu dari aku, post selanjutnya aku bakalan jelasin tips selama aku mengikuti tes kerja ya.
Komentar
Posting Komentar